Seputar Kuningan
Kawanan geng motor bawa sajam sisir pemukiman warga
News Slider Terkini

Video Kawanan Geng Motor Bawa Sajam Viral, Ternyata Di Kuningan

Seputarkuningan.com – Video yang memperlihatkan kawanan geng motor mengacung-ngacungkan senjata tajam menyisir di pemukiman warga viral di media sosial khususnya grup whatsapp. Video berdurasi kurang lebih 30 detik tersebut  memperlihatkan sejumlah anak remaja membawa senjata tajam yang diketahu  di pemukiman warga Desa Jatimulya Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Kepala Desa Jatimulya Kecamatan Cidahu, Ahmad Jayadi, membenarkan kejadian yang berada di video tersebut berada di desanya. Ahmad menyebut, bahwa kejadian tersebut sudah lima kali terjadi di desanya setiap Malam Minggu.

“Kejadian Malam Minggu yang lalu merupakan yang kelima kalinya. Tentunya saja warga menjadi resah dan melaporkannya kepada kami. Meski ada Petugas Linmas dan warga yang melakukan ronda, kawanan geng motor tersebut tidak menggubrisnya.” Kata Ahmad saat dihubungi melalui telpon selular, Senin (13/11/2023).

Akibat dari keresahan warga tersebut, Kepala Desa Jatimulya pun melaporkannya kepada pihak kepolisian.

“Upaya terakhir kami ya kami melaporkan adanya kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Alhamdulliah, polisi cepat tanggap dan langsung melakukan penyisiran setelah menerima laporan dari kami,” kata Ahmad.

Sementara itu, Kapolres Kuningan, AKBP Willy Andrian melalui Kasat Reskrim AKP I Putu Ika Prabawa saat dikonfirmasi awak media, mengatakan, jika video viral itu sengaja dibuat oleh sekelompok remaja itu untuk kepentingan konten. Namun akibat konten yang dibuat justru membuat masyarakat menjadi resah.

“Iya masyarakat itu resah atas kejadian itu. Kita sekarang masih penyelidikan, karena dari video viral itu terlihat sekelompok orang membawa senjata tajam berupa celurit dan sejenis samurai dengan sepeda motor,” papar Putu.

Putu mengaku, sudah melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut dan hasilnya dari keterangan saksi sementara,  jika di sana ada dua kelompok yang saling membuat konten. Pembuatan konten ini berawal dari kelompok yang dari Kuningan, melakukan undangan kepada kelompok lain asal Cirebon.

Setelah kedua kelompok itu bertemu, lanjutnya, akhirnya mereka membuat konten bersama-sama. Namun karena berbekal senjata tajam saat pembuatan konten, mereka terindikasi adalah geng motor.

“Ya mereka membawa senjata tajam. Kami masih menyelidiki, namun informasinya memang demikian (geng motor). Ini sangat membuat resah masyarakat. Semoga setelah kita turun ke lokasi kejadian dan melakukan interogasi di lapangan, kejadian hal serupa tidak lagi terjadi hingga menimbulkan keresahan masyarakat,” jelas Putu.

Saat ini, barang bukti berupa sejumlah motor dan senjata tajam sudah diamankan. (Elly Said)

Leave a Comment