Seputarkuningan.com – Anggota MPR RI Fraksi Gerindra Dapil Jabar x, H. Rokhmat Ardiyan, menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bersama puluhan organisasi mahasiswa (ormawa) di Kabupaten Kuningan. Sekitar 120 peserta hadir dalam kegiatan ini, yang tidak hanya berisi pemaparan materi, tetapi juga dialog dan tukar gagasan tentang peran generasi muda di era digital, Rabu (17/12/2025).
Dalam kesempatan itu, Rokhmat Ardiyan menegaskan bahwa Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya sekadar slogan dalam teks pidato atau pelajaran sekolah.
“Itu adalah fondasi yang membuat Indonesia tetap utuh meskipun berbeda suku, agama, atau pandangan politik,” katanya.
Ia menekankan bahwa mahasiswa sebagai penjaga nalar kritis bangsa tidak dilarang mengkritik, namun harus berlandaskan etika dan nilai kebangsaan.
“Kita hidup di era digital, informasi cepat dan sering kali membingungkan. Jangan biarkan polarisasi memecah kita,” ujarnya.
Rokhmat Ardiyan juga menyerukan agar BEM dan organisasi kepemudaan menjadi agen pemersatu dalam menyuarakan aspirasi masyarakat secara cerdas dan bertanggung jawab, serta menjaga ruang demokrasi tetap sehat.
“Mahasiswa bukan objek yang harus diperintah, tapi mitra strategis dalam membangun kebijakan yang berpihak pada rakyat. Perbedaan pandangan itu wajar, tapi jangan lupa tujuan bersama: mewujudkan Indonesia yang adil, maju, dan berdaulat,” tegasnya.
Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung, Kapolres Kuningan yang diwakili Kapolsek Kuningan AKP Bambang Poernomo, serta perwakilan BEM dari UNIKU, UNISA, UMK, dan UBHI. Hadir pula organisasi ekstra kampus seperti HMI, PMII, IMM, KAMMI, GMNI, Pemuda Katolik, dan Permahi.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang berlangsung hangat dan antusias. (Elly Said)
