Seputarkuningan.com– Komando Distrik Militer (Kodim) 0615 Kuningan melaksanakan tes kesamaptaan jasmani Periodik II tahun 2025 bagi Bintara, Tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kodim. Kegiatan berlangsung di Stadion Mas’ud Wisnu Saputra dan Kolam Renang Sanggariang, Selasa (4/11/2025).
Pasi Pers Kodim 0615 Kuningan, Kapten Arh Hariyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengukur sekaligus meningkatkan kemampuan fisik serta kesiapan para personel dalam menunjang tugas pokok satuan.
“Tes kesamaptaan jasmani ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap semester. Tujuannya adalah memastikan seluruh personel memiliki kondisi fisik yang prima dan siap melaksanakan segala tugas yang diberikan,” ujar Kapten Hariyanto di sela kegiatan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kajasrem 063/SGJ Kapten Arh Usi Sanusi, serta Tim Kesehatan Poskes Dim 0615 Kuningan yang dipimpin oleh dr. Regen.
Tercatat sebanyak 238 personel mengikuti tes kesamaptaan dari total 365 yang dijadwalkan. Adapun materi yang diujikan meliputi lari 12 menit, pull up, sit up, push up, shuttle run, dan renang dasar gaya dada sejauh 50 meter.
Sementara itu, Kapten Arh Hari Setyo Utomo menambahkan bahwa kegiatan ini juga didukung berbagai fasilitas penunjang, seperti alat pengukur kondisi cuaca WBGT (Wet Bulb Globe Temperature), ambulans, tandu lapangan, tabung oksigen, serta peralatan P3K untuk memastikan keamanan peserta selama pelaksanaan tes.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan absensi dan pengecekan oleh personel dari Korem 063/SGJ, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan, pengarahan dari Pasi Pers, penekanan dari Kajasrem, hingga evaluasi dan pengecekan akhir.
“Dengan adanya tes kesamaptaan jasmani ini, kami berharap seluruh personel Kodim 0615 Kuningan terus menjaga dan meningkatkan kemampuan fisiknya demi mendukung pelaksanaan tugas yang semakin kompleks di masa depan,” pungkas Kapten Hariyanto.
Tes kesamaptaan jasmani Periodik II ini menjadi wujud komitmen Kodim 0615 Kuningan dalam menjaga kualitas sumber daya manusia dan memastikan kesiapan operasional satuan tetap optimal.(Tatang B)
