Seputarkuningan.com, TANAH MERAH – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Tanah Merah, Papua, bersama aparat penegak hukum dari TNI dan Polri menggelar penggeledahan blok hunian serta tes urine terhadap warga binaan, Rabu (16/9/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 21.30 WIT tersebut dilakukan sebagai langkah deteksi dini sekaligus mencegah masuk dan beredarnya narkoba, handphone, senjata tajam maupun barang-barang terlarang lainnya di dalam Lapas.
Penggeledahan melibatkan Kepala Lapas Kelas III Tanah Merah, jajaran pejabat struktural, petugas pengamanan, BKO, Satops Patnal, staf Kamtib, tiga anggota Polri serta dua anggota Koramil.
Kegiatan diawali dengan apel persiapan dan pengarahan kepada seluruh tim. Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan badan dan menyisir empat kamar hunian warga binaan.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Di Kamar 17 ditemukan tiga sendok besi dan lima silet. Sementara di Kamar 19 ditemukan 26 baut, enam korek api dan satu obeng.
Kemudian di Kamar 22, petugas menemukan dua kaca dan satu besi obat nyamuk. Sedangkan di Kamar 26 ditemukan 21 paku tembak dan dua gelas kaca.
Kalapas Kelas III Tanah Merah, Erfin Kurniawan, mengatakan penggeledahan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas sekaligus mencegah potensi gangguan sejak dini.
“Penggeledahan ini merupakan langkah preventif dan deteksi dini untuk mencegah masuknya narkoba, handphone, senjata tajam maupun barang terlarang lainnya ke dalam Lapas,” ujar Erfin dalam keterangan persnya
Menurutnya, sinergi dengan aparat penegak hukum sangat penting dalam memperkuat pengawasan dan menciptakan kondisi Lapas yang aman serta kondusif.
“Kami terus memperkuat sinergitas dengan TNI dan Polri dalam pelaksanaan pengawasan. Tujuannya tentu untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban di Lapas tetap aman dan kondusif,” katanya.
Selain penggeledahan, petugas juga melaksanakan tes urine terhadap sembilan warga binaan. Hasil pemeriksaan seluruhnya dinyatakan negatif.

Erfin menegaskan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen jajaran Lapas Kelas III Tanah Merah dalam mencegah peredaran narkoba dan barang terlarang serta menjaga stabilitas keamanan di dalam Lapas.
“Kami akan terus melakukan penggeledahan dan pengawasan secara berkala. Setiap temuan akan didata dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Ia berharap seluruh warga binaan dapat mematuhi tata tertib dan bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif.
“Kami mengajak seluruh warga binaan untuk mematuhi aturan dan ikut menjaga keamanan serta ketertiban. Dengan kepatuhan dan kerja sama semua pihak, kondisi Lapas yang aman dan kondusif dapat terus dipertahankan,” pungkas Erfin. (Elly Said)

