Seputar Kuningan
Politik Slider Terkini

Dian-Asep Tepis Isu Keretakan: Golkar Komit Kawal Pembangunan Kuningan

Seputarkuningan.com – Isu keretakan hubungan politik antara Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, dan Ketua DPD Golkar Kuningan, Asep Setia Mulyana, akhirnya terjawab secara terbuka.

Keduanya tampil satu panggung menunjukkan komunikasi politik yang tetap terjaga dalam agenda bincang santai bersama awak media bertajuk “Satu Meja Satu Komitmen: Merawat Kebersamaan dalam Membangun Kuningan” di Resto Teras Mahar Kuningan, Jumat (25/9).

Pertemuan tersebut mempertegas bahwa dinamika politik tidak serta-merta mengganggu keharmonisan hubungan antara pemerintah daerah dan partai pengusung.

Di hadapan para jurnalis, Dian menegaskan hubungannya dengan Asep maupun keluarga besar Partai Golkar tetap terjalin baik. Bahkan, kedekatan tersebut sudah terbangun jauh sebelum ia menjabat sebagai Bupati Kuningan, tepatnya sejak ia menjabat Ketua KNPI pada 2008.

“Hubungan saya dengan Ketua DPD Golkar tidak ada sekat sama sekali. Kami sering bertukar pikiran untuk merumuskan program. Saat ini komunikasi politik maupun birokrasi berjalan sangat cair,” ujar Dian.

Ia menilai rumor keretakan hubungan merupakan bagian wajar dari dinamika politik pemerintahan. “Yang terpenting, seluruh pihak memiliki komitmen yang sama terhadap kepentingan masyarakat dan pembangunan Kabupaten Kuningan,” tambahnya.

Pernyataan senada disampaikan Asep Setia Mulyana. Ia mengaku terkejut saat mendengar isu keretakan komunikasi tersebut. Menurutnya, minimnya pertemuan tatap muka belakangan ini hanya disebabkan kesibukan agenda kerja masing-masing, terutama aktivitas luar daerah dari Senin hingga Jumat.

Asep menjelaskan, memanfaatkan kemajuan teknologi, komunikasi politik antara dirinya dan Bupati Dian tetap berjalan intensif.

“Partai Golkar menginginkan bupati yang kredibel dan komunikatif, kriteria itu ada pada Pak Dian. Sebagai partai pengusung, kami bertanggung jawab mengawal serta memfasilitasi program-program prioritas pemerintah daerah hingga masa jabatan beliau berakhir,” tegas Asep.

Bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui pengawalan berbagai program strategis, seperti bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), mitigasi sumber mata air, hingga peningkatan fasilitas kesehatan masyarakat.

Selain itu, Golkar mengapresiasi capaian indikator makroekonomi Kabupaten Kuningan yang menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi daerah mencatatkan kenaikan dari 6,98 persen pada 2025 menjadi 7,01 persen pada 2026—angka yang dinilai berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Barat maupun nasional.

Atas capaian pembangunan dan keberhasilan menekan angka pengangguran serta kemiskinan tersebut, Asep memberikan apresiasi tinggi terhadap kepemimpinan Dian Rachmat Yanuar.

“Jika diberikan rentang nilai 1 sampai 10, secara objektif saya berikan nilai 10. Terlepas dari kekurangan yang wajar dimiliki setiap pemimpin, secara keseluruhan capaian ini sangat patut diapresiasi,” pungkasnya. (Elly Said)

Leave a Comment