Seputarkuningan.com – Peran kendaraan pemadam milik TNI kembali terlihat dalam penanganan kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Rabu (12/8/2026).
Kebakaran yang melanda timbunan sampah sekitar 3 hektare tersebut belum sepenuhnya padam hingga pukul 15.00 WIB. Di tengah keterbatasan armada pemadam, Kodim 0615/Kuningan bersama Yonif TP 839/Satria Biakta turut mengerahkan kendaraan pemadam untuk memperkuat proses penanganan.
Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung mengatakan, kendaraan pemadam yang dimiliki Kodim maupun Yonif TP 839/Satria Biakta merupakan bagian dari perlengkapan satuan yang dapat digunakan untuk membantu masyarakat, termasuk ketika terjadi kebakaran.
“Kodim 0615 Kuningan dan Yonif TP 839 Satria Biakta kita mempunyai kendaraan pemadam kebakaran yang mana memang itu menjadi bagian dari perlengkapan yang kita miliki,” ujar Hafda.
Menurutnya, kendaraan tersebut tidak hanya digunakan untuk menangani kebakaran. Di tengah kondisi musim kemarau, armada tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
“Memang perlengkapan ini dapat digunakan untuk membantu apabila di wilayah terdapat kejadian kebakaran,” katanya.
Hafda menambahkan, kendaraan pemadam milik TNI juga dapat dikerahkan untuk mendistribusikan air ke sejumlah wilayah yang mengalami kekeringan.
“Jadi kendaraan ini tidak hanya untuk pemadam kebakaran. Jika memang sekarang lagi musim kering ini, kendaraan ini juga bisa membantu untuk drop air ke titik-titik kekeringan,” ungkapnya.
Ia menegaskan, seluruh perlengkapan yang dimiliki TNI pada prinsipnya dapat digunakan untuk membantu masyarakat ketika menghadapi kondisi darurat maupun kesulitan.
“Intinya kendaraan yang dimiliki oleh TNI dapat digunakan untuk membantu kesulitan masyarakat di sekelilingnya,” tegasnya.
Dalam penanganan kebakaran TPA Ciniru, Kodim 0615/Kuningan mengerahkan satu unit kendaraan pemadam, sedangkan Yonif TP 839/Satria Biakta menurunkan dua unit kendaraan. Dukungan tersebut menjadi tambahan kekuatan bagi petugas gabungan di tengah proses pemadaman yang berlangsung cukup lama.
Kebakaran TPA Ciniru diketahui sejak sekitar pukul 03.00 WIB. Hingga pukul 15.00 WIB, petugas gabungan masih melakukan pemadaman sekaligus penyisiran untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api dari bagian dalam timbunan sampah.
Kondisi musim kemarau turut menjadi perhatian. Selain fokus menangani kebakaran TPA, kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga perlu terus diperkuat di sejumlah wilayah Kabupaten Kuningan. (Elly Said)

