Seputarkuningan.com – Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, membenarkan bahwa Direktur Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Darma Putra Kertaraharja Kabupaten Kuningan, Heni Susilawati, telah resmi mengajukan surat pengunduran diri. Surat tersebut berlaku efektif mulai 1 November 2025.
“Betul, yang bersangkutan secara tertulis sudah menyampaikan surat pengunduran diri dengan alasan ingin mengembangkan karier selanjutnya. Namun saya pribadi belum bertemu langsung karena Senin ini agenda cukup padat,” ujar Bupati Dian saat dikonfirmasi, Senin (3/11/2025).
Menurutnya, surat pengunduran diri tersebut disampaikan melalui Kabag Perekonomian dan SDA selaku Dewan Pengawas PDAU. Ia memastikan, dalam waktu dekat akan dijadwalkan pertemuan untuk membahas kesinambungan operasional perusahaan serta proses serah terima jabatan kepada pengganti sementara.
“Saya sudah memerintahkan Kabag Perekonomian untuk menindaklanjuti proses administrasinya,” jelas Bupati Dian.
Meski PDAU saat ini dihadapkan pada tantangan untuk berkontribusi lebih terhadap pendapatan daerah, Bupati Dian menegaskan bahwa ia menghormati keputusan pribadi Heni Susilawati dan mendukung langkahnya untuk berkembang di bidang lain.
“Saya tidak akan menghalangi siapapun yang ingin berkembang. Namun saya tetap optimis PDAU bisa tumbuh dengan memperluas bidang usaha yang lebih menjanjikan dan memiliki perputaran modal cepat,” tegasnya.
Bupati juga mengungkapkan rencana pemerintah daerah untuk meninjau ulang strategi bisnis PDAU, termasuk kemungkinan kolaborasi dengan pihak ketiga dalam pengelolaan objek wisata, atau membuka unit usaha baru yang lebih potensial.
“Kita akan pikirkan skenario bisnis yang bisa tumbuh lebih cepat untuk PDAU. Selain itu, Dinas Pariwisata juga akan diarahkan untuk membantu penataan objek wisata yang dikelola PDAU,” tambahnya.
Sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM), Bupati Dian menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kinerja Heni Susilawati selama memimpin PDAU Kuningan. Ia berharap seluruh jajaran tetap solid dan menjaga kinerja perusahaan agar pelayanan dan operasional tidak terganggu.
“Secara administratif, serah terima estafet kepemimpinan akan dilakukan segera agar operasional perusahaan tetap berjalan lancar,” pungkasnya.(Tatang B)
