SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Example 325x300
banner 325x300
EkonomiSliderTerkini

RANGSANG UMKM, SIWINDU BAWA OK OCE KE KUNINGAN

41
×

RANGSANG UMKM, SIWINDU BAWA OK OCE KE KUNINGAN

Sebarkan artikel ini

Seputarkuningan.com –  Organisasi
Siwindu Maju Kabeh yang beranggotakan perantau Kuningan yang berada di Ibu Kota
Jakarta dan sekitarnya, menghelat acara workshop enterpreneurship di Gedung
KNPI Kuningan, pada Sabtu (23/3/2019). Sedikitnya ada 260 pelaku usaha dan mahasiswa
yang hadir pada acara tersebut.
Disampaikan oleh sekum
Siwindu, Rio Kencono, kegiatan yang menghadirkan 3 pemateri utama Prof Indra
Uno-Kakak Kandung Cawapres 02, Sandiaga Uno-sebagai CO-Founder OK OCE
Indonesia, Iim Rusyamsi-Ketua Umum OK OCE Indonesia dan Dr Tohana MM- Ketua
Umum Siwindu Maju Kabeh, memberikan nilai jual tersendiri himgga dihadiri
banyak UMKM.

“Meski yang hadir
adalah Co Founder dan Ketum Ok Oce, tapi tidak akan ada kampanye politiknya.
Karena kegiatan ini, khusus untuk merangsang UMKM yang ada di Kuningan untuk
lebih maju.serta memberi jawaban tentang keberhasilan Ok Oce,. Insha Allah
kedepan akan ada Ok Oce Kuningan,” ujar Rio.

Sebagai pemateri
pertama yang dipandu oleh Apip Firmansyah sebagai moderator, Ketum Siwindu, Dr
Tohana, menjelaskan tentang konsep koperasi yang hari ini mulai ditinggalkan
namun diikuti oleh orang luar neger. Pria yang kerap menjadi salah satu tamu
undangan di International Labour Organization (ILO) mewakili ISMAA (Indonesiaship
manning agents association) itu menjelaskan, bahwa semangat koperasi harus
mulai tumbuh di Indonesia khususnya di Kuningan.


“Saya sudah
melakukannya dengan warga Desa Langseb, dimulai dengan menabung tiap bulan 200
ribu hari ini sudah terkumpul 180 juta. Setelah modal terkumpul nanti bisa
digunakan untuk mendirikan usaha kreatif yang produktif di wilayahnya. Kalau
ini sudah dilakukan, akan meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat kita,”
kata pria yang berprofeai sebagai dosen ekonomi juga.

Sementara itu, im Nursyamsi, sebagai Ketua Ok Oce Indonesia, menerangkan terkait 7 Langkah pasti Sukses yang menjadi
andalan para wirausahawan.
Metode 7 PAS (7 Langkah Pasti Sukses) yang
dilalui melalui beberapa tahap, antara lain, P1 (Pendaftaran), P2 (Pelatihan),
P3 (Pendampingan), P4 (Perizinan), P5 (Pemasaran), P6 (Pelaporan Keuangan), dan
P7 (Permodalan).

Sebagai penutup dalam
uraiannya, Indra Uno,  memaparkan bahwa OK OCE Hadir sebagai solusi untuk
menciptakan lapangan kerja di Indonesia dalam rangka mengurangi angka
pengangguran.
 

” Indonesia
termasuk negara dengan angka pengangguran tertinggi di Asia Tenggara, di bawah
Vietnam dan Filipina. Bahkan sebagai negara dengan angka pengangguran bertitel
sarjana tertinggi di dunia, ” ungkapnya.

Angka pengangguran
tertinggi menurut data BPS yang disampaikannya adalah ada di tingkat usia
milenial atau kaum muda. Kaitan dengan lulusan pendidikan, pengangguran
didominasi oleh mereka yang lulus SMK, disusul SMA dan sarjana.Untuk itu,
imbuhnya, OK OCE hadir menularkan virus entrepreneur kepada masyarakat sebagai
solusi menanggulangi tingginya angka pengangguran.

” Di OK OCE ada
program pendampingan kepada para pelaku usaha hingga mereka benar-benar mandiri
dan tidak ada batas waktu. Dengan ini akan tercipta banyak lapangan pekerjaan
di masyarakat, ” tuturnya.

Untuk masyarakat
Kuningan sendiri, OK OCE telah bermitra dengan berbagai komunitas wirausaha
seperti Siwindu Maju Kabeh dan lainnya. Ada juga, Rumah Kreatif KHAS Kuningan,
yang menurutnya memiliki satu visi dan tujuan dengan OK OCE yang bisa
menciptakan lapangan pekerjaan di Kuningan. 
Pihaknya mengklaim
hingga akhir 2018, telah ada sebanyak 65 ribu usaha yang bergabung dengan OK
OCE. Ke depan, OK OCE Indonesia akan terus digaungkan di seluruh wilayah
Indonesia agar masalah ekonomi masyarakat bisa teratasi dengan penciptaan
lapangan pekerjaan melalui wirausaha.

Selain menghadiri
acara worskshop enterpreneur, Indra Uno dan Ok Oce Indonesia juga melakukan
kunjungan kepada beberapa pegiat UMKM seperti petani marqisa di Cigugur, Jenisa
di ciawigebang, Kaos Kuningan (Kaskun) di Cilimus, petani Sapi di Cigandamekar
dan mengisi motivasi untuk siswa di ponpes Al mutazam.
Nampak hadir juga
dalam workshop, Pembina Rukun Wargi Kuningan, H Atang Sugiyono, Ketua Umum RWK,
H Sanis Ghazali, dan Mantan Ketua Siwindu Maju Kabeh, H Tatang Haidar dan H
Mamat Robby Suganda. (Elly Said)

Tinggalkan Balasan