SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Example 325x300
banner 325x300
NewsSliderTerkini

PERALIHAN CUACA, WARGA DIMINTA WASPADAI POHON TUMBANG

32
×

PERALIHAN CUACA, WARGA DIMINTA WASPADAI POHON TUMBANG

Sebarkan artikel ini

Seputarkuningan.com
Hujan yang turun tiba-tiba beberapa hari terakhir
ini merupakan peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan. Pada masa
peralihan ini memang wajar jika turun hujan lebat dengan durasi singkat.
Kepala
Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kuningan Agus Mauludin
mengatakan, mulai Desember ini sudah mulai memasuki musim penghujan dan intensitasnya
akan terus naik. Musim hujan diprediksi puncaknya Januari hingga Maret 2020.
“Laporan
yang kami terima dibeberapa titik terjadi pohon tumbang, selain usia pohon
sudah tua karena memang curah hujan juga cukup lebat disertai angin kencang.
Pada perubahan cuaca kali ini kondisinya hujan akan turun tiba-tiba dengan durasi
yang tidak terlalu lama disertai angin kencang,” ujar Agus Mauludin.
Agus
menyebutkan, imbauan sudah dilakukan bahkan bupati dan sekda sendiri terus
mengingatkan masyarakat yang beraktivitas untuk lebih berhati-hati. Bagi
pengendara motor maupun mobil untuk menghindari aktivitas di bawah pohon, karena
tidak ada yang tahu pohon itu akan tumbang atau tidak.
Sekretaris
Daerah Kabupaten Kuningan yang juga Kepala BPBD Dian Rachmat Yanuar mengatakan,
menghadapi masa peralihan cuaca masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan.
Perlu kiranya melakukan langkah antisipatif masyarakat untuk membersihkan
sungai dan saluran air dari sampah.
“Saya
mengimbau kesadaran masyarakat, jangan menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah
tetapi harus ada kesadaran kolektif masyarakat. Bagi yang dihalaman rumahnya
terdapat pohon, segera periksa tingkat keretakan dan usianya untuk menghindari
pohon tumbang, jika ada pohon yang tidak kuat menahan angin kencang sebaiknya
segera ditebang,” kata Dian.
Sementara
itu, Bupati Kuningan Acep Purnama mengatakan, pihaknya sudah memerintahkan Dinas
Lingkungan Hidup untuk memeriksa seluruh pepohonan dikhawatirkan sudah ada yang
lapuk. Jika ditemukan yang sudah lapuk, pohon tersebut segera ditebang saja.
“Dalam
waktu yang cepat, pohon tersebut segera diganti. Bagi pohon yang ada di ruas
jalan provinsi dan nasional, saya akan berkirim surat. Saya melihat seluruh
pohon yang ada di Kuningan harus sudah dilakukan peremajaan, rencananya saya
akan ganti dengan pohon trembesi. Jadi nanti akar pohon tersebut tidak akan
merusak disekitarnya,” ujar Acep Purnama. (Agus Maulani)

Tinggalkan Balasan