banner 325x300
NewsSliderTerkini

PASUKAN BRIMOB DIPERBANTUKAN PADAMKAN API DI CIREMAI

70
×

PASUKAN BRIMOB DIPERBANTUKAN PADAMKAN API DI CIREMAI

Sebarkan artikel ini

Seputarkuningan.com – Sebanyak dua pleton
satuan setara kompi Brimob detasemen Cirebon Polda Jabar dikerahkan untuk
membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan mendekati
puncak Gunung Ciremai. Pasukan Brimob diberangkatkan melalui jalur pendakian
Ciremai Pos Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan,
Kamis (8/9/2019).

Wakil Komandan Kompi 1 Brimob Batalyon Cirebon Inspektur Satu Taryat
mengatakan, Brimob dilibatkan untuk membantu pemadaman kebakaran hutan di
Gunung Ciremai. 60 personil diterjunkan misinya untuk membantu pemadaman bisa
berupa membuat alur sekat bakar.

“Secara kemanusiaan kami membantu apa yang bisa diatasi dalam menangani
kebakaran hutan, mudah-mudahan dengan kehadiran Brimob proses pemadaman bisa
cepat dipadamkan sehingga tidak meluas ke area yang lebih luas lagi,” ujar Iptu
Taryat.

Di lapangan, Taryat menyebutkan, anggota dibekali alat manual seperti
cangkul dan perlengkapan lainnya serta kerjasama dengan intansi pemerintah
daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Balai
Taman Nasional Gunung Ciremai, Polres Kuningan, Kodim 0615/Kuningan, dan
lembaga sosial masyarakat Akar.

“Bantuan operasi di lapangan tidak bisa kami prediksi sampai kapan selesainya,
mungkin sampai kobaran api sudah padam. Secara logistik kami sudah siap, dari
satuan pun perlengkapan dibawa masing – masing personil, minimal untuk tiga
hari kedepan sudah siap,” kata Taryat.

Sementara itu, logistik baik makanan maupun peralatan sudah di drop
sejak pagi ke lokasi kebakaran sekitar area Gua Walet ketinggian 2.950 meter
diatas permukaan laut (mdpl). BPBD Kabupaten Kuningan juga sudah mendirikan
posko kebakaran di pos Palutungan serta menyiapkan logistik untuk kebutuhan
petugas di lapangan.

Para relawan pun terus berdatangan untuk membantu petugas lainnya guna melakukan
upaya pemadaman agar kobaran api tidak meluas ke areal lainnya. Hingga sore ini
kobaran api masih menyala, petugas sendiri masih melakukan mapping area.

Hasil mapping area diatas akan dilaporkan ke posko utama di pos
Palutungan, untuk menentukan diperlukan atau tidak helikopter ‘water bombing’
digunakan dalam pemadaman api di lereng puncak Ciremai. Dikabarkan pula Kepala
Kepolisian Daerah Jawa Barat bersama Panglima Kodam Jabar meninjau langsung
melalui jalur Apuy, Majalengka, Jawa Barat. (Agus Maulani)

Tinggalkan Balasan