Seputarkuningan.com – Penilaian masyarakat terhadap kinerja Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kuningan selama satu tahun masa jabatan menunjukkan tren positif. Berdasarkan hasil survei penilaian publik, mayoritas responden memberikan nilai menengah hingga tinggi terhadap kepemimpinan daerah tersebut.
Untuk kinerja Bupati, sekitar 86,84 persen responden memberikan penilaian pada rentang nilai 6 hingga 10. Penilaian tertinggi banyak terkonsentrasi pada nilai 7 dan 8, yang menunjukkan persepsi publik bahwa kinerja kepala daerah dinilai cukup baik hingga sangat baik dalam menjalankan pemerintahan selama setahun terakhir.
Sementara itu, penilaian terhadap Wakil Bupati juga menunjukkan tren serupa. Sekitar 84,94 persen responden memberikan nilai positif pada rentang 6 sampai 10. Hal ini mencerminkan pandangan masyarakat bahwa peran Wakil Bupati dinilai cukup membantu jalannya pemerintahan dan program pembangunan daerah.
Tak hanya itu, terkait realisasi janji politik selama satu tahun masa jabatan, sekitar 83,01 persen responden juga memberikan penilaian positif. Mayoritas masyarakat menilai sejumlah program kerja mulai berjalan, meski masih ada harapan agar pelaksanaannya dapat lebih optimal ke depan.
Namun demikian, survei juga mencatat sejumlah alasan dari responden yang memberikan nilai rendah. Beberapa di antaranya menilai masih ada janji politik yang belum sepenuhnya terealisasi, pemerataan pembangunan yang dinilai belum merata, serta harapan peningkatan di sektor lapangan kerja, bantuan sosial, dan infrastruktur.
Direktur Eksekutif Jamparing Research, Topik Offirston, menjelaskan bahwa hasil survei ini menunjukkan tingkat penerimaan publik yang relatif baik terhadap kinerja pemerintah daerah, meski masih terdapat ruang perbaikan.
“Mayoritas masyarakat menilai kinerja Bupati dan Wakil Bupati sudah berada pada kategori cukup baik. Ini menunjukkan program-program yang dijalankan mulai dirasakan. Namun, tantangan terbesar ke depan adalah memastikan pemerataan pembangunan dan percepatan realisasi janji politik agar manfaatnya lebih dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Topik saat menyampaikan hasil rilis di RM Cibentang, Minggu (15/2/2026).
Ia menambahkan, penilaian publik yang dominan positif juga menjadi indikator kepercayaan masyarakat masih terjaga, tetapi pemerintah daerah perlu menjaga konsistensi kinerja dan meningkatkan efektivitas program prioritas.
Secara umum, hasil penilaian ini menunjukkan bahwa kinerja Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kuningan selama satu tahun masa jabatan dinilai cukup baik oleh mayoritas masyarakat. Meski begitu, publik tetap berharap adanya peningkatan kinerja, percepatan realisasi program, serta pemerataan pembangunan di berbagai sektor ke depan.
Survei yang dilakukan Jamparing Reseach itu dilaksanakn pada 8-12 Februari 2026 di 32 kecamatan yang ada di Kabupaten Kuningan. Metologi yang dilakukan adalah multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 1.200 responden yang ipilih secara acak.
“Margin of error survei ini sekitar 2,8% pada tingkat kepercayaan 95%. Responden dipilih secara acak mulai tempat tinggal, pendidikan hingga pekerjaan.” ujar Topik.
Untuk memilih distribusi sampel yang memadai, jumlah sampel tiap Kecamatan dan Desa ditentukan secara
proporsional. Wawancara dilakukan secara tatap muka langsung menggunakan kuesioner oleh 100 surveyoryang disebar di 32 Kecamatan. Kendali mutu dilakukan secara berlapis mulai dari prose srekruitmen dan pelatihan surveyor, pengumpulandata, spotcheck lapangan, hingga validasi dan verifikasi pasca pengumpulan data(call-back). (Elly Said)
