SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Example 325x300
banner 325x300banner 325x300banner 325x300
SliderSosial BudayaTerkini

BANSER se-JAWA BARAT DILATIH SIAGA BENCANA DI KUNINGAN

48
×

BANSER se-JAWA BARAT DILATIH SIAGA BENCANA DI KUNINGAN

Sebarkan artikel ini


Seputarkuningan.com – Barisan Ansor Serba Guna (Banser) Satkorwil Jawa Barat menggelar Pendidikan dan
Pelatihan Khusus Siaga Bencana (Diklatsus Bagana) bertempat di Ponpes Daarul
Mukhlisin (DM) Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan, Sabtu
17/10.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Kuningan H. Acep
Purnama, SH, MH yang didampingi oleh Kepala Badan Kesbangpol
Drs. H. Dadi Hariadi, M.Si dan Kepala Bagian Humas Dr. Wahyu Hidayah, M.Si, Perwakilan Forum
Koordinasi Pimpinan Daerah, Ketua PW GP. Ansor Jawa Barat Deni Ahmad Haidar,
SE, Sekretaris PW Jawa Barat Djohan Djauhari, SE, MSi,  Kasatkornas Satuan Khusus Banser Tanggap
Bencana Chabibullah dan Kasatkorwil Banser Jawa Barat Yudi Nurcahyadi, SH.  Hadir pula Ketua PC Ansor Kabupaten Kuningan
KH. Didin Misbahudin, Kasatkorcab Banser Kuningan Elon Carlan dan Ketua PC
Ansor Kabupaten Cirebon dan Kab. Garut.

Biro Infokom Banser Kabupaten Kuningan yang juga menjabat Kabag Humas Setda Dr.
Wahyu Hidayah, M.Si menjelaskan bahwa peserta yang mengikuti Diklatsus Bagana
tercatat sebanyak 160 orang, berasal dari 27 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat dan
tampak pula peserta dari Kabupaten Merangin Jambi dan Jakarta Barat.  Peserta yang merupakan anggota Banser tersebut
akan digembleng selama empat hari sampai tanggal 20 Novemper 2018.
KH. Yayat Hidayat Pimpinan Pontren Daarul Mukhlishin selaku tuan
rumah Diklatsus Bagana mengatakan, bahwa  Gerakan Pemuda Ansor bersama BANSER adalah
sebuah langkah politik yang strategis dalam mempertahankan NKRI dan pembinaan
generasi muda, Diklat (pendidikan dan latihan) kader Banser yang berjenjang dan
berkesinambungan, pada akhirnya akan semakin mengkuatkan eksistensi
Ansor/Banser di mata ummat dalam kiprahnya menjaga agama dan negara.



Dalam sambutannya Ketua PW GP Ansor Jabar  Deni Ahmad Haidar, SE mengatakan bahwa GP
Ansor hingga saat ini telah berkembang sedemikan rupa menjadi organisasi
kemasyarakatan pemuda di Indonesia yang memiliki watak kepemudaan, kerakyatan,
keislaman dan kebangsaan.

 ” GP Ansor telah membuktikan sebagai organisasi yang
tidak lekang oleh zaman. Tugas kita sebagai penerus berikutnya untuk
melanjutkan perjuangan demi kejayaan GP Ansor dan Nahdlatul Ulama. Ansor-Banser
selalu bersinergi dengan Pemerintah dalam pengamanan, menjalankan misi
kemanusiaan di berbagai daerah di Indonesia. 
Untuk itu dalam rangka mencetak sumberdaya yang siaga dan tanggap
bencana, kami selenggarakan Diklatsus Banser Siaga Bencana di Kabupaten
Kuningan,” kata Deni.



Sementara itu, Kasatkornas Satuan khusus Banser Tanggap Bencana Chabibullah
menyampaikan bahwa penyelenggaraan penanggulangan bencana menurut Undang-undang
No 24 Tahun 2007 merupakan tanggung jawab pemerintah dan pemerintah daerah,
akan tetapi masyarakat juga memiliki hak dan kewajiban dalam penanggulangan
bencana.

”  PW Ansor Jawa Barat dan PC Ansor Kuningan menjadi bagian
kelompok masyarakat yang merealisasikan mandat konstitusi dalam hal
penanggulangan kebencanaan bersama pemerintah melalui peningkatan kapasitas
anggota Banser dalam respon bencana. Diklatsus Bagana ini menjadi bagian dari upaya
meminimalisir resiko bencana dalam bentuk kesiapsiagaan dan peningkatan
kapasitas anggota Banser secara individu dan kelembagaan dalam penanganan dan
penanggulangan bencana,” ujar Chabibullah.

 Bupati Kuningan H. Acep Purnama dalam sambutannya
mengatakan, Pemerintah Daerah menyambut baik diadakannya Pendidikan dan
Pelatihan Khusus Siaga Bencana bagi anggota Banser  ini, hal ini tentunya
akan membantu pemerintah dalam hal penanganan bencana jika suatu saat terjadi
bencana di wilayahnya masing-masing.

“Saya menyambut baik diadakannya pendidikan dan pelatihan khusus siaga bencana
ini, karena nantinya anggota Banser akan membantu pemerintah dalam hal
penanganan bencana khususnya di Kabupaten Kuningan,” ujar Acep.

Lebih lanjut Acep mengatakan, Kabupaten Kuningan memang merupakan salah satu
daerah yang rawan bencana, terutama bencana tanah longsor. Medan yang
berbukit-bukit serta kondisi tanah yang labil sangat rawan sekali terjadi tanah
longsor di Kabupaten Kuningan, untuk itu Acep berpesan kepada seluruh masyarakat,
apalagi sekarang sudah masuk musim hujan untuk tetap berhati-hati dan waspada
apabila terjadi hujan yang cukup deras.

Terakhir Bupati yang akan habis masa jabatannya pada 4 Desember nanti
mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Banser khususnya Banser
Kabupaten Kuningan yang tetap konsisten menjadi mitra Pemerintah Kabupaten
Kuningan dalam segala aspek, baik pembangunan maupun kegiatan-kegiatan lainnya. (Elly Said)





Tinggalkan Balasan