Seputar Kuningan
Kesehatan Slider Terkini

Tingkatkan Pelayanan, Klinik Pratama Kirana Medika Kuningan Kini  Buka Layanan Rawat Ina

Seputarkuningan.com – Berawal dari praktik mandiri dokter dan bidan pada tahun 2014, Klinik Pratama Kirana Medika rawat jalan yang beroperasi sejak 2016 ini terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat. Memasuki pertengahan tahun 2026, klinik yang berada di Desa Panawuan Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan  ini resmi naik tingkat dengan menyediakan layanan rawat inap bagi pasien umum maupun persalinan.

Penanggung Jawab Operasional sekaligus Bidan Pelaksana Klinik, Titin Suharyani, menjelaskan bahwa peningkatan status ini bertepatan dengan momen perpanjangan Surat Izin Operasional (SIOP) klinik yang kedua kalinya.

“Alhamdulillah, per bulan Juli ini SIOP kami diperpanjang dan langsung naik tingkat untuk bisa menerima rawat inap umum maupun persalinan. Jadi sekarang pelayanannya meliputi rawat jalan, rawat inap, dan persalinan,” ujar Titin saat ditemui di klinik, Senin (13/7/2026).

Sejak bertransformasi menjadi klinik pada tahun 2016, fasilitas yang disediakan kini dinilai semakin lengkap. Selain poli umum dan pelayanan kebidanan/persalinan, klinik ini juga dilengkapi dengan dua dokter gigi, laboratorium lengkap, Unit Gawat Darurat (UGD), hingga layanan baby spa yang telah dibuka sejak tahun 2018. Untuk menunjang kenyamanan pasien rawat inap, pihak klinik menyediakan total 11 tempat tidur (bed), yang terbagi atas 7 bed untuk rawat inap umum dan 4 bed untuk persalinan, di luar fasilitas tindakan kegawatdaruratan dan ruang pemeriksaan.

Untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat luas, klinik ini juga telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, khususnya untuk kategori pelayanan rawat jalan. Menariknya, kepesertaan klinik ini bersifat terbuka bagi warga dari wilayah mana pun, bahkan dari luar daerah.

“Untuk pelayanan BPJS sekarang sangat mudah. Pasien cukup membawa KTP saja sudah bisa kami layani karena data bisa dicek melalui NIK. Kami menerima pasien dari mana saja, yang penting tidak ada pemaksaan dan atas keikhlasan pasien sendiri untuk pindah ke faskes kami,” tambah Titin.

Kendati demikian, untuk layanan rawat inap yang baru dibuka, klinik saat ini baru bisa melayani pasien umum, sementara proses kerja sama (MoU) dengan pihak BPJS untuk rawat inap masih dalam tahap pengajuan.

Selain kemudahan administrasi, klinik ini juga telah mengadopsi sistem digitalisasi pelayanan melalui penerapan rekam medik elektronik. Dengan sistem ini, seluruh data kunjungan pasien yang mencapai kisaran 100 pasien per hari (50 pasien di sesi pagi dan 50 pasien di sesi sore) dapat tercatat dengan lebih akurat dan terintegrasi.

Di tengah perubahan cuaca yang cukup ekstrem akhir-akhir ini, Klinik Pratama Kirana Medika mencatat adanya dominasi kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di kalangan pasien. Menanggapi fenomena tersebut, Titin mengimbau masyarakat untuk lebih ketat dalam menerapkan pola hidup sehat guna menjaga imunitas tubuh.

“Saya berpesan kepada masyarakat untuk selalu menjaga pola makan, kebersihan, waktu istirahat, tidur yang cukup, dan rutin berolahraga. Mengingat ISPA sangat mudah menular, jika sedang batuk atau pilek sebaiknya segera mengenakan masker. Di klinik kami sendiri, para penunggu pasien juga diwajibkan memakai masker agar tidak tertular. Jika diperlukan, konsumsi juga vitamin secara rutin,” tuturnya.

Sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), Klinik Pratama Kirana Medika ini berkomitmen untuk selalu menyerap kritik dan saran dari masyarakat sebagai bahan evaluasi demi memaksimalkan penanganan 144 jenis penyakit yang menjadi kompetensi dasar di faskes tingkat satu sebelum dirujuk ke rumah sakit. Bagi masyarakat yang membutuhkan, layanan rawat inap dan persalinan di klinik ini beroperasi penuh selama 24 jam. (Elly Said)

 

 

 

Leave a Comment