Seputarkuningan.com – Setelah hampir dua tahun tidak mengadakan pameran pembangunan akibat pandemi Covid-19. kini Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) kembali menggelar pameran pembangunan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kuningan ke-524. Perumda Aneka Usaha dipercaya Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk menjadi pelaksana pameran pembangunan ini..
Akan tetapi, belum lama ini muncul dugaan jual beli lapak pameran. Bahkan kisaran harganya cukup tinggi yaitu 9 juta rupiah untuk SKPD dan 10 juta rupiah untuk pelaku UMKM. Direktur Perumda Aneka Usaha, Heni Susilawati, yang belum lama ini dilaktik menjadi Direktur Perumda Aneka Usaha membenarkan adanya hal tersebut.
Menurut Heni, kegiatan pameran pembangunan ini tanpa ada kucuran dana dari Pemerintah Kabupaten Kuningan yang artinya 0 rupiah. Sedangkan untuk melaksanakan kegiatan pameran pembangunan pihaknya menggunakan jasa vendor.
“Kami ditunjuk dari PHBN untuk melaksanakan kegiatan pameran pembangunan ini, akan tetapi tidak diberi anggaran atau 0 rupiah. Sedangkan pemasangan tenda dan lain-lainnya kami menggunakan jasa vendor. Dan itu harus dibayar. Maka dari itu, penyewa stand ya harus bayar,” ujar Heni saat menggelar konferensi pers di Kantor Perumda Aneka Usaha, Selasa (30/8/2022).
Uang sewa tersebut, lanjut Heni, kami kembalikan kepada penyewa dengan segala fasilitas yang ada. Perumda Aneka Usaha hanya bertindak profesional dengan mengedepankan B to B atau Bisnis to Bisnis.
Dalam pelaksanaannya, kata Heni, lokasi pameran pembangunan ini dibagi menjadi 4 zona yaitu zona A sampai Zona D. Untuk zona A itu terdiri dari OPD atau Organisasi Perangkat Daerah, kemudian zona B asalah area stage hiburan, dan zona C dan D diisi pelaku UMKM dan produk lokal.
Pameran pembangunan ini akan dilaksanakan mulai tanggal 1 September hingga 10 September 2022 bertempat di Terminal Kertawangunan. (Elly Said)

