Seputar Kuningan
Kesehatan Slider Terkini

TakuSehat Hadirkan Platform Kesehatan Digital, Dorong Deteksi Dini dan Pemantauan Kesehatan Mandiri

Seputarkuningan.com – Pemanfaatan teknologi digital di bidang kesehatan terus berkembang. PT Indo Tele Mediasoft memperkenalkan TakuSehat, sebuah platform kesehatan digital yang dirancang untuk membantu masyarakat mengenali kondisi kesehatan, memantau perkembangannya secara berkala, serta mendorong upaya pencegahan penyakit sejak dini.

Mengusung slogan “Kenali Kesehatanmu. Pantau Setiap Saat. Cegah Lebih Awal”, TakuSehat dikembangkan dengan konsep Health Screening & Pre Assessment atau skrining dan penilaian awal kesehatan.

Berdasarkan materi presentasi perusahaan edisi Agustus 2026, platform ini mengintegrasikan sejumlah fitur untuk pencatatan data kesehatan, pemantauan riwayat pemeriksaan, analisis berbasis kecerdasan buatan (AI), edukasi kesehatan, hingga konsultasi dokter.

Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat mencatat berbagai parameter kesehatan, di antaranya tekanan darah, denyut jantung, saturasi oksigen (SpO2), suhu tubuh, frekuensi pernapasan, berat badan, indeks massa tubuh (BMI), gula darah, kolesterol total, dan asam urat.

Data yang tersimpan dapat digunakan untuk melihat perkembangan kondisi kesehatan dari waktu ke waktu. Aplikasi juga dirancang menyajikan ringkasan hasil pemeriksaan dan informasi yang lebih mudah dipahami oleh pengguna.

Salah satu fitur yang ditawarkan TakuSehat adalah AI Screening, fitur ini mencakup skrining tuberkulosis (TBC), analisis citra medis, analisis tanda-tanda vital, rekomendasi vaksin, serta layanan percakapan dengan asisten kesehatan berbasis AI.

Fitur tersebut ditujukan untuk membantu pengguna memperoleh informasi awal mengenai kondisi kesehatan dan mengenali faktor risiko yang perlu diperhatikan.

Meski demikian, hasil skrining berbasis AI merupakan informasi awal dan tidak dapat dijadikan satu-satunya dasar untuk menetapkan diagnosis. Pemeriksaan dan penilaian tenaga medis tetap diperlukan sesuai kondisi masing-masing pengguna.

Selain fitur AI, TakuSehat menyediakan layanan konsultasi dokter. Pengguna dapat menyampaikan keluhan, memperoleh edukasi kesehatan, serta mendapatkan arahan mengenai tindak lanjut yang mungkin diperlukan.

Dokter juga dapat meninjau data kesehatan yang relevan dengan persetujuan pengguna. Apabila dibutuhkan, pengguna dapat diarahkan untuk menjalani pemeriksaan secara langsung.

TakuSehat juga dilengkapi fitur pencatatan riwayat kesehatan, pemantauan tren hasil pemeriksaan, pengingat jadwal minum obat, serta penyimpanan citra medis pribadi. Sejumlah modul lain yang tercantum dalam materi perusahaan meliputi pemantauan gizi, jadwal vaksinasi, imunisasi anak, dan pencatatan siklus menstruasi. Sementara itu, fitur pemesanan ambulans dan layanan Teman Bumil masih disebut dalam tahap pengembangan.

Pengembangan platform ini menyasar masyarakat umum, keluarga, kelompok usia produktif, lansia, serta pengguna yang membutuhkan pemantauan kesehatan secara berkala. Platform juga diarahkan untuk mendukung hubungan antara pengguna dan fasilitas pelayanan kesehatan melalui layanan konsultasi dan pengelolaan riwayat kesehatan.

Sebagai platform yang mengelola informasi kesehatan, perlindungan data dan privasi pengguna menjadi salah satu aspek yang ditekankan dalam materi TakuSehat.

Dokumen perusahaan mencantumkan sejumlah identitas dan sertifikasi, antara lain Nomor Induk Berusaha (NIB), pencatatan sebagai penyelenggara sistem elektronik, sertifikat pengujian IEC 62304, serta ISO 27001:2022 terkait sistem manajemen keamanan informasi.

Informasi mengenai sertifikasi tersebut menjadi bagian dari materi perusahaan. Ruang lingkup, status, dan kesesuaian masing-masing sertifikat.

Direktur Utama, Kukuh Nimanolla,  mengatakan, pengembangan TakuSehat merupakan upaya untuk memanfaatkan teknologi digital agar masyarakat semakin mudah mengenali dan memantau kondisi kesehatannya.

“Melalui TakuSehat, kami ingin mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan sejak dini. Bukan hanya ketika sakit baru melakukan pemeriksaan, tetapi juga membangun kebiasaan memantau kondisi tubuh secara rutin sebagai bagian dari upaya pencegahan,” ujar Kukuh saat ditemui di ruang kerjamya, Selasa (20/10/2026).

Ia menjelaskan, TakuSehat dirancang dengan berbagai fitur, mulai dari pencatatan indikator kesehatan, pemantauan riwayat pemeriksaan, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), hingga akses konsultasi dokter.

“Kami berharap teknologi ini dapat membantu masyarakat memperoleh informasi kesehatan yang lebih mudah dipahami dan menjadi sarana pendukung dalam mengambil langkah yang tepat. Namun, TakuSehat tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran dokter. Pemeriksaan dan keputusan medis tetap harus melibatkan tenaga kesehatan profesional,” tutupnya. (Elly Said)

Leave a Comment