Seputar Kuningan
Pendidikan Slider Terkini

FKIP UNIKU Perluas Kerja Sama Internasional Lewat Kunjungan Akademik ke Singapura dan Malaysia

Seputarkuningan.com – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kuningan (UNIKU) terus memperkuat langkah internasionalisasi dengan melaksanakan kunjungan akademik ke tiga perguruan tinggi bereputasi dunia, yakni National Institute of Education (NIE), Nanyang Technological University (NTU) Singapore, Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), dan University of Malaya pada 6–8 Juli 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi FKIP UNIKU dalam memperluas jejaring internasional sekaligus membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat bersama perguruan tinggi terkemuka di Asia Tenggara.

Wakil Dekan I FKIP UNIKU, Dr. Ilah Nurlaelah, M.Si., menjelaskan bahwa selama tiga hari kunjungan, delegasi melaksanakan berbagai agenda akademik, mulai dari Focus Group Discussion (FGD), mini seminar, visiting lecture, hingga pembahasan kerja sama kelembagaan.

Di NIE NTU Singapore, rombongan memperoleh kesempatan mengenal lebih dekat sistem pendidikan guru yang diterapkan salah satu institusi pendidikan terbaik dunia. Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk berdiskusi mengenai pengembangan pendidikan, inovasi pembelajaran, serta peningkatan mutu akademik.

“Kunjungan ke NIE NTU Singapore menjadi momentum penting bagi FKIP UNIKU untuk menyerap praktik terbaik dalam pengelolaan pendidikan, peningkatan kualitas pembelajaran, serta penguatan budaya akademik bertaraf internasional,” ujar Ilah, Rabu (8/7/2026).

Selanjutnya, delegasi melanjutkan kunjungan ke Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM). Di kampus tersebut, FKIP UNIKU menggelar FGD, visiting lecture, mini seminar, sekaligus penandatanganan nota kerja sama.

Menurut Ilah, pertemuan tersebut membuka ruang diskusi yang produktif mengenai peluang kolaborasi di bidang akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus menjadi wadah bertukar pengalaman dalam pengembangan fakultas pendidikan yang adaptif terhadap tantangan global.

Rangkaian kunjungan ditutup di University of Malaya. Pada kesempatan itu, delegasi kembali menggelar forum diskusi dan seminar akademik serta membahas tindak lanjut implementasi kerja sama yang lebih konkret.

“Sebagai salah satu universitas terbaik di Asia, University of Malaya memberikan ruang dialog yang sangat berharga bagi FKIP UNIKU untuk memperluas perspektif, membangun koneksi akademik, serta mempertegas arah internasionalisasi fakultas,” jelasnya.

Ilah menambahkan, seluruh agenda tidak hanya berorientasi pada penandatanganan nota kesepahaman, tetapi juga membahas berbagai program yang dapat segera direalisasikan, seperti joint research, joint publication, visiting professor, student mobility, summer camp, serta berbagai kegiatan akademik lainnya yang mendukung peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi.

Sementara itu, Dekan FKIP UNIKU, Dr. Asep Jejen Jaelani, M.Pd., menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan daya saing FKIP UNIKU di tingkat internasional.

“Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah strategis untuk memperkuat eksistensi dan reputasi FKIP UNIKU di tingkat global. Kami ingin hadir sebagai fakultas pendidikan yang aktif membangun jejaring internasional, membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya, serta menunjukkan kesiapan untuk tumbuh bersama universitas-universitas terbaik dunia,” tegasnya.

Ia menambahkan, kerja sama internasional menjadi instrumen penting dalam mempercepat transformasi mutu pendidikan. Melalui kolaborasi tersebut, dosen dan mahasiswa akan memperoleh akses yang lebih luas terhadap pengalaman akademik internasional, penguatan kapasitas riset, hingga peluang pengembangan program inovatif lintas negara.

“Kami ingin mahasiswa FKIP UNIKU memiliki pengalaman belajar yang lebih luas, dosen semakin produktif dalam riset dan publikasi internasional, serta fakultas terus bergerak menuju standar mutu global. Program seperti student mobility, joint research, joint publication, visiting professor, dan summer camp harus menjadi agenda nyata yang memberikan manfaat bagi seluruh sivitas akademika,” pungkas Jejen.

Melalui kunjungan ini, FKIP UNIKU menegaskan komitmennya membangun ekosistem akademik yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi global. Hasil kerja sama yang terjalin diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman, tetapi berlanjut pada implementasi berbagai program yang terukur dan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi sekaligus memperkuat posisi FKIP UNIKU di tingkat internasional. (Elly Said)

Leave a Comment